Syeikh Yusuf Al Qardhawi

Lahir di sebuah desa kecil di Mesir bernama Shafth Turaab di tengah Delta pada 9 September 1926. Usia 10 tahun, ia sudah hafal al-Qur’an. Menamatkan pendidikan di Ma’had Thantha dan Ma’had Tsanawi, Qardhawi terus melanjutkan ke Universitas al-Azhar, Fakultas Ushuluddin. Dan lulus tahun 1952.

Tapi gelar doktornya baru dia peroleh pada tahun 1972 dengan disertasi “Zakat dan Dampaknya Dalam Penanggulangan Kemiskinan”, yang kemudian di sempurnakan menjadi Fiqh Zakat. More »

Tags :

Perdukunan dalam Timbangan Islam

Sesungguhnya di antara musibah besar yang masih melanda umat Islam adalah masalah perdukunan. Siapapun dapat merasakannya dengan jelas dalam kehidupan sehari-hari. Misalnya, kita sering melihat orang yang kehilangan barang-barangnya lalu ia menanyakannya kepada orang yang dianggap tahu masalah-masalah gaib atau mampu menerawang benda-benda dari jarak jauh yang tidak tembus oleh pandangan mata biasa. Kita juga sering melihat orang yang sedang kebingungan dalam masalah pekerjaan, jodoh, atau tentang nasib hidupnya yang lain lalu ia datang kepada dukun untuk mempertanyakan hal tersebut, apakah yang lebih cocok untuknya, dengan berdasarkan anggapan atau keyakinan bahwa sang dukun tersebut mengetahui masa depan atau nasib manusia yang rahasia. More »

Tags : ,

Membangun Kehidupan Dengan Ilmu

Tulisan ini ingin mengajak kepada para pembaca yang budiman untuk membuka mata terhadap kepedihan yang dialami umat Islam hingga kini. Yang saya maksudkan kepedihan di sini adalah kehidupan umat yang penuh dengan kekalahan oleh pihak lain dalam segala aspek; politik, ekonomi, budaya, ilmu, dan seterusnya. Semuanya didominasi oleh pihak luar, bahkan pihak luar ini adalah yang memusuhi Islam sejak dahulu. Permusuhan ini semakin jelas dengan analisis yang  “dibuatkan” oleh Shamuel Huntington yang menyatakan bahwa musuh Barat setelah runtuhnya Uni Soviet tahun 1989 adalah dunia Timur, terutama umat Islam! Maka tidak aneh sekarang Afganistan dan Irak telah dihancurkan oleh Amerika dan sekutunya. Biaya penghancuran ini pun dibebankan kepada negara-negara Arab. Akhirnya umat Islam juga yang harus membayar semua ini. Bukankah ini sesuatu yang memalukan? More »

Tags : , , ,